This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 08 Januari 2013

Mengenali Cucakrowo Jantan dan Betina

Mengenali Cucakrowo Jantan dan Betina

Cucakrowo termasuk burung monomorfik di mana tidak ada perbedaan ciri fisik yang terlihat dari luar yang membedakan antara burung jantan dan burung betina. Namun demikian, ada beberapa patokan yang bisa digunakan untuk menentukan jenis kelamin burung cucakrowo.

Ciri fisik cucakrowo jantan:
        
1.Kepala bulat, dengan bulu berwarna lebih tua, tampak ada semacam belahan bulu.
2.Bulu rahang lebih putih dan tampak bersih cerah.
3.Bulu punggung dan sayap lebih abu-abu, garis-garis hitam putih lebih nyata.
4.Ekor lebih panjang dan menyatu.
5.Paruh tampak lebih kokoh kuat dan tebal serta agak melengking.
6.Garis hitam di bawah mata tampak lebih jelas.

Ciri fisik cucakrowo betina:
        
1.Kepala lebih datar dengan bulu berwarna lebih ringan, dan tidak ada belahan bulu.
2.Bulu rahang lebih kotor, tampak putih keabu-abuan.
3.Garis-garis hitam putih kurang jelas.
4.Ekor lebih pendek dan sedikit agak mengembang.
5.Paruh lebih pipih dan cenderung tampak lebih cantik.
6.Garis hitam di bawah mata dengan warna lebih ringan.

Tingkah laku cucakrowo jantan:
                                                                                                
1.Gerakannya lebih agresif, sering melompat, seakan-akan menantang dan terlihat berani.
2.Bila melihat lawan jenisnya seakan-akan merayu dan melakukan gerakan atraktif, sedang bila dengan jenis yang sama, seakan-akan ingin menyerang.
3.Banyak gerakan kaki dan tubuh yang seakan-akan hendak mengangkat ke atas dan ekornya mengarah ke bawah.
4.Kepala menunjukkan gerakan melongok ke atas dengan gerakan yang nampak berani dan menantang disertai dengan siulan keras bernada memanggil.

Tingkah laku cucakrowo jantan:
                                                                                                
1.Gerakannya lebih agresif, sering melompat, seakan-akan menantang dan terlihat berani.
2.Bila melihat lawan jenisnya seakan-akan merayu dan melakukan gerakan atraktif, sedang bila dengan jenis yang sama, seakan-akan ingin menyerang.
3.Banyak gerakan kaki dan tubuh yang seakan-akan hendak mengangkat ke atas dan ekornya mengarah ke bawah.
4.Kepala menunjukkan gerakan melongok ke atas dengan gerakan yang nampak berani dan menantang disertai dengan siulan keras bernada memanggil.

Tingkah laku cucakrowo betina:
                                                                                                
1.Gerakan lebih lamban dan tampak halus.
2.Bila melihat lawan jenisnya akan menggerak-gerakkan sayap yang sedikit agak dikembangkan, paruh terbuka dan lidah digerak-gerakkan seperti anak cucakrawa yang minta disuapi induknya.
3.Sambil mendekat menyuarakan suara yang lembut, sambil merendahkan badannya dan ekornya agak terangkat keatas.
4.Kepala sering merunduk atau merendah ke depan merendah sejajar dengan punggungnya.

Suara cucakrowo jantan:
                                                                        
1.Lebih sering menyampaikan nada panggil tinggi, keras dan melengking.
2.Banyak variasi nada dan irama yang sering diperdengarkan.
3.Bila berkicau bersama atau berpasangan akan memimpin irama lagunya.

Suara cucakrowo betina:
                                                
1.Suara terdengar besar dan dalam, seakan akan memberi jawaban kicauan burung jantan.
2.Variasi suara lebih monoton dan seolah olah hanya mengikuti saja.Perbandingan ini akan nampak jelas lagi bila dua burung, jantan dan betina, sedang berkicau bersaut sautan saling didekatkan. Namun ada burung betina yang dapat bersuara doble atau ropel, sehingga dalam ini sulit untuk memilih atau menentukan antara jantan dan betina.

Memilih Bakalan Burung Kenari

Memilih Bakalan Burung Kenari

Mengingat banyaknya varietas kenari yang dikembangkan saat ini, maka untuk memilih kenari harus disesuaikan dengan tujuannya. Apakah akan memilih Kenari tipe penyanyi, Kenari postur, kenari warna apa saja yang penting kenari. Hanya saja, Anda bisa memilih kenari secara umum yang biasa digemari saat ini. Yakni yang posturnya besar dan lagunya bagus.

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan bahan atau bakalan pada burung kenari:
                                                                                                        
1.Berkelamin jantan, dapat dilihat bentuk tubuh yang serasi, mengeluarkan suara cuit yang lebih nyaring dan keras. Pilihlah kenari jantan yang memiliki vent lebih besar dan panjang.
2.Bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang.
3.Kepala berbentuk kotak yang  menandakan burung mempunyai mental tempur yang baik.
4.Postur badan sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek.
5.Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut  sehat. Pilihlah Kaki yang besar dan terlihat kering. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.
6.Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.
7.Leher panjang padat berisi. Menandakan burung ini akan mengeluarkan power suara secara maksimal.
8.Sorot matanya tajam dan cerah.
9.Tidak ada kotoran yang menepel di pantat atau pangkal ekor.
10.Dengarkan suara napasnya, jika berbunyi ngik..ngik, kemungkinan burung terkena penyakit pernapasan.

Memilih Bakalan Burung Blackthroat

Memilih Bakalan Burung Blackthroat

Burung Blackthroat merupakan burung yang kicauannya sangat indah, mengalun sangat merdu dengan irama tinggi dan rendah dengan kicauan yang panjang dan tidak terputus-putus. Namun Blackthroat betina biasanya hanya mencicit dan suara kerasnya cenderung monoton. Nah, jika Anda ingin memelihara Blackthroat, pilih yang jantan!

Ciri-ciri Blackthroat jantan:

1.Postur tubuh panjang agak membulat. Blackthroat yang memiliki tubuh yang tegap dan besar serta lencir (panjang) biasanya memiliki mental yang baik dan suara yang panjang ini juga dapat mencirikan bahwa Blackthroat tidak mengalami gangguan atau tidak terhambat pertumbuhannya. Dada yang tegap dan bidang menandakan bahwa Blackthroat bervolume suara nyaring dan keras. Blackthroat yang bersuara keras bukan saja indah didengar namum jika kita turunkan dalam satu pertandingan tentunya akan berani dalam memperdengarkan suaranya di lapangan dan dapat menjatuhkan mental lawannya.
2.Pita di leher berwarna hitam pekat samar.
3.Kepala Besar, agak panjang dan berbentuk lonjong kecil dan membulat.
4.Anus menonjol keluar ada tonjolan sebesar biji kacang hijau dengan bulu rawis datar dan hanya terdapat lubang untuk keluarnya kotoran.
5.Paruh tebal tipis, panjang dan seimbang dimana bagian bawah dan atas paruh saat burung tersebut diam harus rapat, ciri tersebut menandakan burung tersebut mempunyai suara yang keras.
6.Suara nyaaring, tidak terputus-putus serta memiliki banyak variasi dan volume kecil dengan  leher jenjang pendek.
7.Sorot Mata tajam mencirikan Blackthroat bermental baik, dan sehat. Sebaiknya jangan dipilih Blackthroat yang bermata sayu karena dapat mencirikan burung lemah atau kurang sehat.
8.Bulu Cerah, bukan saja menambah keindahan dari burung tersebut namun dapat mencirikan burung yang baik dari perawatan maupun mentalnya.
9.Tidak cacat karena jika cacat dapat mengurangi keberhasilan jika akan ditangkar. Yang biasa mengalami cacat pada burung finch adalah bagian kaki, bisa saja karena terjerat atau diganggu hama waktu kecil, maka bagian tersebut harus mendapatkan perhatian khusus ketika memilih Blackthroat.

Beda gelatik silver jantan dan betina

Beda gelatik silver jantan dan betina

Membedakan gelatak silver jantan da betina sebenarnya tidak terlalu sulit. Jika Anda pemula, beberapa ciri berikut ini semoga bisa menjadi panduan.

Gelatik jantan:

1.Paruh gelatik siver jantan, lebih tebal membentuk lekukan pada bagian atas kepala dan lebih melebar jika dilihat dari depan.
2.Warna paruh lebih tajam atau gelap dengan warnanya yang merah.
3.Tubuh jantan akan kelihatan lebih panjang terutama pada bagian leher dan kaki.
4.Kaki dan jemari yang jantan umumnya lebih panjang serta ramping dibanding betinanya.
5.Lebih sering berkicau dengan suara yang lantang.

Gelatik betina:

1.Paruh gelatik silver betina, hampir rata dengan bagian atas kepala hingga ke ujung paruh.
2.Warna merah paruh cenderung lebih terang.
3.Jarang bersuara lebih banyak diam.

Agar Kenari Cepat Bertelur

Agar Kenari Cepat Bertelur

Jika Anda ingin membudidayakan burung Kenari, ada beberapa trik yang bisa dilakukan saat menganwinkan kenari. Agar kenari bisa cepat bertelur dan menghasilkan anak. Begini triknya:

1.Jangan pernah mencampur kenari jantan dan betina dalam waktu lama. Artinya, selama masa penjodohan hingga kawain, jangan dicampur dalam satu sangkar.
2.Ketika kenari jantan sudah benar-benar gacor dalam kesehariannya, dan betina sudah matang kelamin dan menyusun sarang di sangkar lain, proses mengawinkan baru dimulai.
3.Pilihlah mengawinkan kenari di waktu pagi hari setelah selesai ritual bersih-bersih dan memberi pakan. Masukkan kenari jantan yang suap siap kawin ke dalam sangkar kenari betina.
4.Jika setelah kenari jantan masuk ke dalam sangkar kenari betina belum mau kawin, ambillah kenari gacor lainnya dan dekatkan ke sangkar jantan-betina yang sedang akan dikawinkan. Begitu melihat pesaing datang, biasanya kenari jantan akan segera ’naik’ ke aras betina dan terjadilah perkawinan.
5.Biarkan jantan dan betina berduaan hingga 1 jam. Biasanya dalam rentang waktu tersebut, kenari akan kawain 2-3 kali.
6.Setelah proses perkawianan selesai, pisahkan kenari jantan dan betina sehingga keduanya saling melihat.
7.Ulangi semua tahapan di atas selama 3 hari berikutnya. Setelah lewat 4 hari masa kawin, tidak perlu mencampur lagi kenari jantan dan betina. Betina akan bertelur dan mengerami sendiri telur-telurnya.

Mempercepat Perkawinan Kenari

Mempercepat Perkawinan Kenari

Burung Kenari Anda tidak juga mau kawin meski baik jantan maupun betina sudah sama-sama birahi? Beberapa tips berikut semoga bisa membantu. Sebelumnya, pastikan Anda  telah menyiapkan kenari jantan yang siap kelamin sebagai pejantan dan yang sudah gacor.
                                                                                                                                      
1.Jangan mencampur kenari jantan betina dalam satu sangkar terlalu lama selama penjodohan hingga mau kawin.
2.Jika kenari jantan sudah benar-benar gacor, betina sudah matang kelamin ditandai dengan kloaka terlihat bengkak memerah, dan sudah menyusun sarang di sangkar proses mengawinkan baru bisa dimulai.
3.Untuk mengawinkan Kenari, pilih di waktu pagi hari setelah selesai bersih-bersih sangkar dan memberinya pakan. Masukkan kenari jantang siap kawin ke sangkar kenari betina.
4.Jika setelah dimasukkan ke sangkar kenari betina, si kenari jantan tidak juga segera mau mengawini si betina, ambil kenari gacor yang lainnya dan dekatkan ke sangkar yang sedang akan kita kawinkan. Begitu melihat pesaing datang, biasanya kenari jantan akan segera "naik" ke atas betina dan terjadilah perkawinan.
5.Biarkan kenari jantan dan betina berduaan hingga sekitar 1 jam. Dalam rentang waktu itu, biasanya akan terjadi 2-3 kali perkawinan atau lebih.
6.Setelah berhasil dikawinkan, pisahkan kenari jantan dan betina sehingga keduanya tidak bisa saling melihat.
7.Ulangi tahapan-tahapan di atas setelah 3 hari kemudian. Setelah lewat 4 hari masa perkawinan, kenari jantan dan betina tidak perlu dicampur lagi. Betina akan bertelur dengan sendirinya.

Menbedakan Jenis Kelamin Anakan Kenari

Menbedakan Jenis Kelamin Anakan Kenari

Memang tidak mudah untuk membedakan jenis kelamin burung anakan. Bahkan para pakar penangkaran pun seringkali masih bisa meleset sehingga harus sangat hati-hati. Berikut beberapa tips yang bisa Anda gunakan sebagai panduan dalam membedakan jenis kelamin anakan burung Kenari:

1.Sejak usia 3 hari pembuluh vena di sebelah perut akan turun menuju dubur dan akan menuju bagian depan dari dubur. Hal ini nampak pada burung kenari jantan yang masih muda. Tapi pembuluh vena ini tidak akan tampak pada kenari betina. Walaupun pembuluh ini ada di seluruh kenari jantan, akan lebih baik jika menganalisanya sebelum kenari jantan tumbuh bulu.
2.Pada hari ke 5-8, ambil semua anak-anak kenari dari satu indukan dan letakkan sejajar seperti posisi kuda balap pada pacuan kuda. Yang melompat paling jauh adalah kenari jantan.
3.Anak burung Kenari jika diperhatikan mempunyai pusat kaki bawah yang panjang sementara yang lainnya punya 3 telapak kaki yang memiliki panjang yang sama. Salah satu yang memiliki pusat kaki yang panjang akan sulit untuk bergabung dengan yang lain dan ini adalah kenari jantan. Kenari betina lebih mudah untuk bergabung karena ketiga telapak kakinya memiliki ukuran yang sama.
4.Perhatikan bagian tulang burung. Di sepanjang tulang belakang kenari jantan warnanya lebih kaku dan lebih pekat . Untuk yang betina warnanya kaku dan pekatnya tidak sampai sepanjang tulang belakang.
5.Sebelum anakan kenari berbulu, lihat bagian kepalanya. Untuk yang jantan lebih pipih dan yang betina lebih bulat.
6.Usia 6-7 hari anakan kenari mulai membuka mata. Kenari jantan matanya sejajar dengan paruhnya dan yang betina, letak mata diatas paruh yang menyebabkan tampilan kepalanya lebih bundar.
7.Perhatikan tingkah laku anak Kenari ketika diberi makan oleh induknya di sangkarnya. Kenari jantang akan berdiri paling tinggi , teriak paling keras dan yang paling ingin diberi makan. Sementara yang betina kakinya lebih pendek sehingga tidak berdiri tinggi dan diberi makan lebih sedikit dibanding yang jantan.
8.Sekitar usia 5 bulanan, kenari jantan biasanya warnanya lebih terang. Dan pada bagian tertentu warnanya lebih tajam khususnya di bagian dekat kepala. Pusat kepala pada burung kenari betina yang berwarna kuning akan menjadi sangat terang.
9.Seandainya usia 6 bulan belum ketahuan jenis kalaminnya, cobalah perhatikan saat semua Kenari bercampur. Kenari betina akan duduk lebih rendah karena struktur badannya. Dan biasanya kenari betina akan berkelahi dengan kenari jantan ketika ingin berkicau atau mempraktekan suaranya.