This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label CARA PEMELIHARAAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CARA PEMELIHARAAN. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 November 2012

TERNAK PARKIT

Ternak Parkit

Sebetulnya saya tertarik dengan usaha ternak parkit ini. tetapi dengan lahan (rumah) saya yang tidak memungkinkan soalnya udah buat burung" yang lain. parkit ini menurut saya burung yang bagus untuk segi hias, selain itu burung ini sangat disukai oleh anak-anak karena keanekaragaman bulunya yang indah. dan juga harganya sekarang udah beda ama yang dulu, dan sekarang usaha ternak ini sudah dilirik oleh sebagian orang. ga ada salahnya kan jika anda mencoba.
setelah lihat dari berbagai sumber, ga salah juga kan kalau saya posting cara berternak parkit. mungkin bermanfaat bagi anda dan juga untuk saya sendiri tentunya hhe :D


parkit merupakan burung yang tak begitu rewel (ga sulit maksudnya) sama seperti mengembangbiakkan burung dara atau sejenisnya. dan juga burung parkit merupakan burung yang sangat produktif.


hal yang perlu disiapkan adalah kandang, ukurannya sedang saja sekitar 2x1x2 (PxLxT). sangkar terbuat dari kawat pagar. karena paruhnya yang sangat kuat bisa merusak sarang kalau terbuat dari kayu.

contoh kandang parkit


jangan lupa menambahkan angkringan dan juga rumah anakan atau kalau di solo namanya "glodokan". tempat bertelur si parkit.

glodokan tempat anakan


kemudian taruh indukan parkit. 10 pasang langsung  ga masalah kog. setelah search si mbah gogle berikut ciri parkit jantan dan betina. jantan memiliki warna bulu biru dibagian atas hidungnya, dan untuk betina warnanya putih kotor atau krem. jangan lupa berikan glodokan jangan hanya satu, tetapi satu untuk setiap pasang parkit.

ternak parkit

pindahkan anakan parkit kalau sudah berumur 40 hari. anakan ini sudah bisa dijual. jangan lupa jagalah kebersihan kandang dan kesediaan air minum dan pakan si parkit karena jumlah indukannya yang banyak.
anakan parkit

anakan parkit

untuk modal awalnya anda bisa menghitung sendiri. sekarang sepasang indukan parkit dijual sekitar 50-70 rb. dan untuk kandangnya anda bisa membuat sendiri hhhee :D (biar bs menghemat modal)

selamat mencoba :D

PERAWATAN PRENJAK

PERAWATAN PRENJAK BAKALAN

PRENJAK LIAR- Seperti yang sudah saya posting kemarin tentang perawatan ciblek liar, kali ini saya akan membahas lagi tentang perawatan burung prenjak liar atau masih bakalan. metode ini tidak jauh berbeda dengan perawatan ciblek liar.
untuk membuat prenjak mudah beradaptasi dan untuk membuat prenjak cepat gacor, hal ini perlu perawatan extra. setelah brosing-brosing di mbah google berikut saya sampaikan cara perawatan prenjak bakalan.

prenjak beradaptasi


Berikan prenjak kroto setiap hari, disamping vour pemberian kroto akan merangsang prenjak untuk berkicau. selain itu pemberian kroto akan menambah stamina dan kondisi prenjak. untuk saran saya jangan berikan ulat hongkong secara berlebihan, berdasarkan artikel yang saya baca pemberian ulat hongkong secara berlebihan akan membuat mata prenjak menjadi katarak dan juga akan menimbulkan benjolan pada matanya. pemberian jangkrik juga diperlukan antara 3-4 ekor pada pagi dan sore hari. kalau bisa berikan jangkrik yang sudah anda potong kepala dan kakinya.

kemudian hal penting lagi adalah jangan memandikan prenjak ketika masih beradaptasi dengan lingkungan barunya, memandikan burung akan mengakibatkan stress yang berlebihan, prenjak akan mampu mandi sendiri jika sudah terbiasa, jangan lupa mengganti air setiap harinya.
dan yang terakhir, penjemuran prenjak dapat dilakukan antara 1-2 jam setiap pagi.
prenjak berjemur

Dengan perawatan yang extra dan kesabaran, prenjak insyaallah akan menjadi cepat beradaptasi dengan lingkungan kandang dan cepat gacor. dan juga ingat untuk prenjak akan lebih gacor jika mendengar betinanya, kedua burung ini akan saling sahut- menyahut.
pasangan prenjak

PERAWATAN CIBLEK LIAR

Cara Perawatan Ciblek Liar

Mungkin burung ciblek bukanlah burung yang sulit dicari, mulai dari hutan sawah dan pohon-pohon sekeliling kita saja masih banyak ditemukan burung yang satu ini. dan juga jika kita membeli ciblek di pasar, mungkin banyak ciblek yang masih liar atau baru saja ditangkap sehingga ciblek tersebut belum terbiasa dengan suasana sangkar.





kerodonglah ciblek

Dan berikut saya akan berikan tips bagaimana menjinakkan ciblek yang masih liar. untuk membuat ciblek terbiasa dengan suasana sangkar, yang pertama yaitu kerodonglah sangkar dengan kain atau koran dan hindarkan dari keramaian. untuk pakannya sendiri tentu saja ciblek belum bisa makan vour, maka berikan kroto segar setiap pagi dan sore hari. dan jangan lupa memberikan minum yang dicampur dengan multivitamin ataupun antistes untuk burung.

Untuk hari ketiga berikan cimblek kroto yang dicampur dengan vour dengan perbandingan 75% kroto dan 25 % vour yang dicampur sedikit air. dan untuk tiga hari selanjutnya campuran vour ditambah kembali menjadi 50% dari semula, dan seterusnya hingga ciblek 100% bisa makan vour. jangan lupa berikanlah 2 ekor jangkrik kecil setiap pagi hari dan campuran kroto bisa juga di ganti dengan ulat hongkong.

Untuk satu minggu berikutnya bukalah kerodong sangkar dan berikan vour secara keseluruhan tanpa dicampur air (kering). hal ini untuk membuat ciblek secara perlahan-lahan mengenal dunia barunya.
untuk tips selanjutnya jika ciblek sudah bisa memakan vour secara utuh maka gantungkan ciblek di keramaian, tapi jangan terlau sering. sampai si ciblek siap untuk ditaruh di keramaian.


Pemberian jangkrik dan kroto segar juga wajib diberikan juga. dengan memberikan ef segar secara berangsur angsur akan menjaga supaya ciblek tetap rajin bersuara.

Dan juga ada tips lagi jika ciblek anda sudah terbiasa dengan dunia barunya, yaitu supaya ciblek anda rajin berkicau:

-Taruhlah ciblek di teras saat pagi hari, yaitu saat matahari terbit. karena semua jenis burung suka dengan keadaaan pagi hari menjelang matahari terbit.
-Beikan jangkrik kroto dan kalau bisa ulat hongkong. dan mandikan ciblek dengan semprotan lembut.
 -Jemur ciblek antara 2-3 jam, setelah itu taruhlah di teras rumah ataupun tempat yang teduh.
-Saat sore hari berikan pakan seperti pada pagi hari dengan jumlah yang sama.
-Kerudunglah kembali sangkar pada malam hari dan taruh di dalam rumah.

penjemuran ciblek

Jumat, 02 November 2012

Sukses Usaha Peternakan Sapi dan Kambing

Menjelang Idul Adha, kebutuhan terhadap sapi dan kambing meningkat tajam. Harganya pun lebih mahal dari hari-hari biasa. Bulan ini merupakan keberuntungan bagi peternak dan pebisnis sapi dan kambing, karena masyarakat banyak yang membutuhkan kedua hewan potong tersebut untuk qurban dan berlebaran.


Berdasarkan statistik pasar daging, produksi daging dalam negeri belum memenuhi seluruh kebutuhan daging nasional. Artinya, Indonesia masih kekurangan pasokan hewan ternak, seperti kambing dan sapi. Hal itu menyebabkan pemerintah sering melakukan impor sapi, baik dalam bentuk ternak hidup maupun daging beku.

Tentu saja kondisi ini sangat penting diperhatikan, yaitu perlunya pengembangan peternakan hewan potong di dalam negeri.  Sebagai peluang besar bagi Anda untuk membuka usaha ternak kambing atau sapi, sekaligus menyerap banyak tenaga kerja. Selanjutnya, menentukan jenis usaha peternakan, apakah jenis pengembangbiakan atau penggemukan. Pilihannya disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan Anda.

Agar produktivitas hewan sesuai harapan, perlunya adanya pengelolaan yang tepat. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap perkembangan hewan mesti diperhatikan. Misalnya, faktor lingkungan memiliki pengaruh terbesar terhadap produktivitas hewan, yaitu sekitar 70%. Maka, lingkungan mesti diatur sebaik mungkin sesuai standar aturan yang berlaku.

Selain itu, faktor genetik juga berpengaruh sekitar 30%. Sedangkan pakan, memengaruhi sekitar 60% dari keberhasilan usaha ternak kambing dan sapi. Oleh sebab itu, jika bakalan yang digunakan berkualitas baik, tetapi pakan yang diberikan kurang tepat, dapat mengakibatkan produktivitas tidak tercapai optimal.

Pakan utama ternak ruminansia, sekitar 60--70% adalah hijauan. Karena ketersediaan pakan hijauan sangat terbatas maka perlunya integrasi pengembangan peternakan dengan usaha pertanian dan perkebunan. Sebagai salah satu strategi penyediaan pakan melalui optimalisasi pemanfaatan limbah pertanian dan perkebunan.

Selanjutnya, bagaimana memilih bakalan unggul? Bagaimana perawatan dan pengendalian hama dan penyakit? Bagaimana membuat pakan dari limbah pertanian dan perkebunan? Dan apa saja yang mesti dilakukan agar produktivitas kambing dan sapi optimal? Bagaimana prospek dan analisis usaha beternak kambing dan sapi?

AgroMedia Pustaka telah menerbitkan beberapa judul buku sebagai jawaban tersebut secara detil dan praktis, di antaranya sebagai berikut.

1. Kambing Peranakan Etawa: Penghasil Susu Berkhasiat Obat
2. Membuat Pakan Ternak dari Limbah Perkebunan
3. Menghasilkan Kambing Peranakan Etawa Jawara Kontes
4. Petunjuk Praktis Menggemukkan Domba, Kambing & Sapi Potong
5. Cara Tepat Penggemukan Sapi Potong
6. Penggemukan Sapi Potong
7. Petunjuk Praktis Menggemukkan Domba, Kambing & Sapi Potong
8. Penggemukan Domba

Buku-buku tersebut merupakan panduan-panduan lengkap bagaimana mengelola peternakan kambing dan sapi, mulai dari persiapan hingga panen dan pemasaran. Gaya penyajiannya mudah dipahami, step by step, dan dilengkapi gambar. Buku ini sangat membantu mewujudkan impian Anda, yaitu sukses usaha peternakan sapi dan kambing.

Selamat berkarya!